Grease tidak hanya berfungsi sebagai pelumas untuk mengurangi gesekan, tetapi juga dapat mengandung additive yang membantu memberikan perlindungan tambahan pada permukaan komponen. Dua tipe additive yang memiliki fungsi khusus adalah EP/Anti-Wear dan Graphite/Molybdenum. Keduanya memiliki tujuan dan cara kerja yang berbeda dalam membantu melindungi permukaan dari kerusakan akibat gesekan dan kontak antarmetal.
1. Additive EP/Anti-WearExtreme Pressure (EP)/Anti-Wear berfungsi membantu mengurangi gesekan dan keausan, serta mencegah scoring dan seizure.
Additive ini bekerja melalui reaksi kimia dengan permukaan logam untuk membentuk film pelindung. Film tersebut memiliki kekuatan geser yang lebih rendah dibandingkan logam sehingga membantu mencegah kontak langsung antarmetal.
2. Graphite/MolybdenumGraphite/Molybdenum berfungsi membantu mencegah seizure dan scuffing pada permukaan komponen.
Cara kerjanya adalah dengan membentuk lapisan tipis graphite pada permukaan, sehingga memberikan perlindungan tambahan terhadap kondisi yang dapat menyebabkan seizure dan scuffing.
Perbedaan EP/Anti-Wear dan Graphite/MolybdenumSecara sederhana, EP/Anti-Wear berfokus pada pengurangan gesekan dan keausan serta pencegahan scoring dan seizure melalui pembentukan film pada permukaan logam. Sementara Graphite/Molybdenum berfokus pada pencegahan seizure dan scuffing melalui pembentukan lapisan tipis graphite.
Memahami fungsi additive pada grease membantu dalam mengenali karakteristik dan perlindungan yang diberikan oleh grease sesuai kebutuhan aplikasi.
Hubungi Burgari untuk Informasi & PemesananBurgari Grease siap menjadi solusi pelumasan untuk berbagai aplikasi.
Website:
https://www.burgarigrease.co.id/contact.html